Cuaca Tak Menentu Landa Makassar, Warga Diminta Waspada Dampak Kesehatan
- account_circle Redaktur
- calendar_month Ming, 23 Nov 2025
- visibility 65
indonusanews.com | Makassar, 23 November 2025 — Kondisi cuaca di Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pola yang tidak stabil. Berdasarkan pemantauan, pagi hari kerap diawali cerah berawan, lalu berubah menjadi hujan intensitas ringan hingga sedang pada siang hari, sebelum kembali diselimuti awan tebal dan potensi badai petir menjelang malam. Suhu tercatat berada pada kisaran 26–30 °C, dengan kelembapan relatif tinggi sehingga udara terasa lebih berat dan panas.
Perubahan cuaca yang berlangsung cepat ini tidak hanya memengaruhi aktivitas warga, tetapi juga mulai berdampak pada kondisi fisik masyarakat. Menurut pantauan tim media Indonusanews, sejumlah warga di kawasan permukiman, pesisir, hingga sentra aktivitas kota melaporkan keluhan kesehatan seperti panas dalam, masuk angin, tenggorokan kering, hingga menurunnya daya tahan tubuh—terutama dialami anak-anak dan lansia yang tergolong rentan.
Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Panakkukang mengungkapkan bahwa anaknya mulai mengalami gejala tidak nyaman akibat perubahan cuaca. “Pagi panas sekali, siang tiba-tiba hujan, malam dingin. Anak saya jadi cepat lelah dan kurang nafsu makan,” ujarnya. Kondisi serupa juga dikeluhkan pedagang kaki lima yang harus tetap bekerja di luar ruangan meski cuaca berubah-ubah.
Petugas kesehatan setempat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap efek cuaca tidak menentu. Mereka menekankan pentingnya menjaga stamina tubuh melalui:
- konsumsi air putih yang cukup,
- menghindari terpaan hujan atau angin malam,
- penggunaan pakaian yang sesuai kondisi,
- menjaga kebersihan makanan dan lingkungan,
- serta beristirahat cukup untuk menjaga imunitas.
Selain risiko kesehatan, cuaca yang berubah cepat juga dinilai dapat memengaruhi keselamatan berkendara. Jalan licin saat hujan, jarak pandang yang menurun, serta potensi petir pada sore hingga malam hari menjadi faktor yang perlu diwaspadai para pengguna jalan.
Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengatur aktivitas harian secara lebih aman. Sementara itu, pihak sekolah, orang tua, dan fasilitas pelayanan publik diharapkan lebih proaktif dalam mencegah dampak kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
Dengan kondisi cuaca yang masih diprediksi fluktuatif dalam beberapa hari ke depan, kewaspadaan dan kesiapan warga menjadi kunci menjaga kesehatan dan keselamatan. Media Indonusanews akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan untuk memberikan pembaruan informasi terbaru kepada publik.
- (**)

- Penulis: Redaktur

Saat ini belum ada komentar